Haris Zone official website | Members area : Register | Sign in
Image and video hosting by TinyPic


~*0*~
Ketika Anda berhenti mengubah, Anda sudah berakhir (Benjamin Franklin)
.

~*0*~
Perubahan dimulai ketika seseorang melihat langkah berikutnya (Willian Drayton)
.

~*0*~
Dia yang menolak perubahan adalah arsitek pembusukan (Harold Wilson)
.

~*0*~
Perubahan itu sendiri kekal, terus menerus, abadi. (Arthur Schopenhauer)
.

~*0*~
Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah (Lao Tze)
.

~*0*~
Ubah pikiran Anda dan Anda akan mengubah dunia (Norman Vincent Peale)
.

~*0*~
Tidak ada yang salah dengan perubahan, selama berada di arah yang benar (Winston Churchill)
.

~*0*~
Kita berubah, apakah kita suka atau tidak (Ralph Waldo Emerson)
.

~*0*~
Kita harus berubah menjadi seperti yang ingin kita lihat (Mahatma Gandhi)
.

~*0*~
Berteriaklah lantang jika dunia ingin melihatmu, Singkirkan rasa takutmu jika kau inginkan perubahan, Yakinlah kau bisa jika oranglain ingin percayai dirimu, Karena aku adalah sang inovator...! (anonim)
.
Image and video hosting by TinyPic
.
Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic
Selamat Datang di Website Haris Media ------ Maaf Website Ini Masih Dalam Proses Pengembangan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Trik Memperkenalkan Hobi Baca Pada Bayi

Rabu, 04 Mei 2011

Jakarta - Ada banyak manfaat dari hobi membaca. Jadi tidak ada salahnya memperkenalkan hobi tersebut pada anak, sejak bayi.

"Tidak pernah ada kata terlalu cepat untuk membacakan anak sebuah buku," jelas Ahli Pendidikan Anak dari Mississippi State University Nancy Verhoek-Miller, seperti dilansir dari SixWise.

Pernyataan Nancy itu memang terbukti ada benarnya karena menurut data dari National Center for Education Statistics di Amerika Serikat, anak-anak yang orangtuanya rajin membacakan buku kepada mereka cenderung menjadi pembaca yang lebih baik. Anak-anak tersebut juga jadi lebih pintar di sekolah.

Lantas, bagaimana memperkenalkan hobi membaca pada anak yang masih bayi? Ini dia tipsnya, seperti dilansir Today's Parenting:

1. Buat buku sendiri yang berisi foto-foto diri anak dan keluarga terdekat. Buklet foto bisa jadi buku pertama yang jadi favorit si kecil.

2. Lihat isyarat pada anak. Bayi dan balita biasanya tidak punya ketertarikan yang cukup lama pada sesuatu. Meskipun hanya beberapa menit, kegiatan memperkenalkan buku tersebut bisa dirasa lama oleh mereka. Biarkan anak memberitahu Anda kapan saatnya kegiatan itu harus diakhiri. Perhatikan isyarat yang diberikan si kecil.

3. Jadikan kegiatan membaca sebagai ritual. Anda bisa melakukan kegiatan tersebut menjelang tidur, saat menyusui, ketika si kecil baru pulang main. Saat buku sudah menjadi bagian dari rutinitasnya, anak akan terbiasa membaca hingga dewasa.

4. Bacakan satu cerita berulang-ulang. Saat anak masih bayi, tidak ada salahnya membacakan satu buku cerita berulang-ulang. Ketika Anda melakukan hal itu, anak akan belajar kalau sebuah cerita memiliki awal, akhir dan dapat diprediksi.

"Anak akan merasa hebat saat mereka bisa menguasai cerita itu," ujar Psikolog Anak Mary Ann Evans dari University of Guelph.

5. Saat membaca, usahakan melakukannya secara interaktif. Cari buku yang melibatkan bayi atau balita Anda bergerak, seperti menunjuk benda di buku atau menirukan suara. (eny/eny)

Sumber : wolipop.com

Lima Menit Anda yang Berharga

Kamis, 07 April 2011

Sesibuk apakah Anda hari ini? Menghadiri rapat, bertemu klien, menyelesaikan tugas rutin, membuat laporan proyek, dan banyak lagi pekerjaan menunggu Anda menyelesaikannya. Di akhir hari, mungkin kita kelelahan. Betapapun letihnya, ada baiknya Anda luangkan lima menit untuk merenungkan hari Anda sebelum pulang ke rumah. Jeda lima menit sangat singkat dibandingkan dengan jam-jam yang Anda habiskan untuk berbagai aktivitas lain.

Usahakan Anda tidak terganggu oleh dering telepon, atau apapun. Di saat seperti itu, Anda bisa mengajukan pertanyaan seperti, “Apa saja pekerjaan yang berhasil saya selesaikan hari ini, dan apa yang gagal?”

Anda pun dapat bertanya, “Dengan siapa saja saya berbicara hari ini, seberapa besar manfaat yang saya peroleh dari pembicaraan itu?” “Apakah saya berbagi gagasan yang cemerlang?” “Apakah saya mendapatkan umpan-balik yang bagus bagi kinerja saya?”

Anda juga perlu bertanya, “Pelajaran apa yang saya petik hari ini? Dari diri saya sendiri, dari orang lain? Apa rencana saya esok hari? Apakah yang saya kerjakan menunjang peningkatan karier saya?”

Entah kita menyadarinya atau tidak, kita kerap menghabiskan waktu berpuluh jam untuk menyelesaikan satu tugas atau berjam-jam untuk satu pekerjaan. Maraton lima hari dalam sepekan. Namun kita jarang meluangkan waktu, katakanlah lima menit saja, untuk menjadi “pengamat” atas apa yang kita kerjakan dan bagaimana kita berperilaku pada hari-hari itu. Sebagai ketua tim, sudahkah kita menyapa anggota hari ini? Apakah kita sudah sempat mengirim e-mail ucapan terima kasih atas masukan bawahan? Jika kita lupa, kinilah saatnya melakukan hal itu.

Ketika berbicara langsung tadi siang, mungkin kita tak sanggup menyerap umpan balik kawan sekerja dengan serta merta. Mungkin kita agak emosional mendengarnya lantaran ketegangan kerja sedang meningkat. Nah, waktu lima menit yang Anda sisihkan membukakan jendela bagi Anda untuk melihat sisi-sisi positif dari masukan teman, atasan, atau bawahan. “Ternyata betul apa yang ia katakan,” ucap Anda kali ini dengan jujur.

Sebuah perusahaan boleh dibilang berhasil apabila, salah satunya, mampu mengajari karyawannya bagaimana menjadi pembelajar yang baik sepanjang hidup. Tidak harus di dalam ruang kelas workshop, atau ruang rapat, tapi ia bisa belajar di meja kerjanya sendiri. Belajar dari kegagalan, dari keberhasilan, dari interaksinya dengan orang lain; sebab, tak ada pekerjaan yang sanggup diselesaikan seorang diri di zaman sekarang.

Membiasakan diri untuk mengambil jeda lima menit untuk bertindak sebagai pengamat sungguh membantu kita dalam memperbaiki kinerja. Mula-mula kinerja diri sendiri, lalu tim, dan kemudian berimbas pada karier pribadi maupun kinerja perusahaan. Di tengah kesibukan kita bekerja begitu keras, bergerak demikian cepat, jeda lima menit dari keriuhan niscaya sangat berguna. Jadi, manfaatkan betul lima menit Anda yang berharga, setiap hari. ***

Sumber : tempointeraktif.com

Lima Cara Alami Memerangi Jerawat Membandel

Kamis, 31 Maret 2011

Anak Demam Tidak Selalu Butuh Obat

Selasa, 08 Maret 2011


Ketika suhu badan anak meningkat, orangtua sering panik lalu buru-buru membawanya ke dokter atau memberinya obat penurun panas. Padahal demam tidak selalu butuh obat, adakalanya peningkatan suhu tubuh bisa diturunkan secara alami.

Demam atau peningkatan suhu tubuh merupakan isyarat bahwa tubuh sedang melakukan perlawanan terhadap infeksi yang menyerang.Karena itu, kondisi ini sering dikatakan sebagai gejala dari penyakit lain yang sesungguhnya terutama yang dipicu oleh infeksi bakteri.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics mengatakan, demam setinggi apapun tidak akan merusak saraf. Kebanyakan hanya memicu keluarnya keringat dalam jumlah banyak yang justru mempercepat kesembuhan penyakit yang sesungguhnya.

Janice Sullivan, MD dari University of Louisville yang melakukan penelitian itu mengatakan, bakteri atau virus juga lebih sulit berkembang biak ketika suhu tubuh sedang tinggi. Suhu tinggi meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh di kelenjar limpa.

Sullivan mengatakan, satu-satunya alasan untuk memberikan obat turun panas adalah untuk mengurangi rasa gelisan dan tidak nyaman pada anak. Penyakitnya sendiri lebih cocok diobati dengan antibiotik, meski kadang-kadang fungsi obat ini masih bisa digantikan oleh sistem kekebalan tubuh.

Untuk menurunkan panas anak secara alami adalah:

  1. Mengompres anak dengan air biasa bukan es atau alkohol karena perbedaan suhu bisa membuat anak kejang. Lakukan kompres di dahi, ketiak dan selangkangan.
  2. Berikan anak minum cairan yang banyak.
  3. Pakaikan anak pakaian yang tipis agar tidak menghambat keluarnya panas.

Orangtua hanya boleh panik dan segera membawa anaknya ke dokter jika kondisinya sebagai berikut, seperti dikutip dari MensHealth.com, Rabu (9/3/2011).

  1. Suhu tubuhnya melampaui 38 derajat celcius untuk anak usia 3-6 bulan
  2. Suhu tubuhnya melampaui 39 derajat celcius untuk anak usia di atas 6 bulan
  3. Demam tidak turun selama 96 jam atau 4 hari.

Jika hendak memberinya obat turun panas sendiri, pastikan dosisnya sesuai dengan usia dan berat badan si anak atau jika tidak yakin tanyakan pada dokter atau apoteker terdekat. Penelitian Sullivan menunjukkan, sebagian orangtua memberikan obat dengan dosis yang tidak sesuai.

Penelitian ini juga mengatakan bahwa yang perlu dikhawatirkan sebenarnya adalah gejala lain yang menyertai demam. Keluhan-keluhan seperti sakit kepala berat, dehidrasi, ruam kulit dan sesak napas justru lebih mengindikasikan adanya gangguan serius sehingga perlu diperiksakan ke dokter.
AN Uyung Pramudiarja
(Source : detik.com)

6 Kiat Sukses Jalin Hubungan Jarak Jauh

Minggu, 06 Maret 2011

MENJALIN komitmen hubungan jarak jauh memang tak selalu mudah. Kekuatan cinta dan tautan rasa saling percaya di antara Anda dan dia cukup menjadi modal untuk membangun cinta yang kokoh. Di luar itu, berbagai hal penunjang cinta pun perlu dilakukan. Apa sajakah itu? Yuk intip kiatnya, seperti dibeberkan Sofeminine.

Buat kesepakatan aturan

Ketika Anda berdua berkomitmen untuk menjalani hubungan jarak jauh, maka kesepakatan persyaratan pun harus diproklamirkan. Ini jika Anda menginginkan percintaan tersebut bertahan lama meski terbentang jarak di antara Anda berdua.

Mengenai kesepakatan yang dibuat, Anda bisa menyesuaikan dengan lamanya waktu Anda bersama. Misalnya, Anda perlu membuat berapa lama perpisahan ini harus Anda jalani, seberapa sering Anda mengunjungi satu sama lain atau seberapa sering Anda akan berbicara di telepon, internet, e-mail, atau sms?

Dengan cara tersebut, Anda akan tahu persis apa yang diharapkan dan Anda tidak akan dilanda kekecewaaan jika ada hal-hal yang tidak berhasil.

Membuat waktu kebersamaan lebih besar

Jangan memberi tekanan pada diri sendiri dengan bangunan harapan yang membumbung tinggi. Ingat, kehidupan nyata tidak sama seperti ketika di film. Jika Anda berfantasi tentang momen yang ditunggu-tunggu terlalu banyak, maka Anda pun hanya akan frustasi dan kecewa.
Nikmatilah waktu Anda bersamanya secara maksimal. Anda tidak perlu marah ketika dia tidak sempat menemui Anda dan melakukan kunjungan seperti biasanya karena sebuah alasan.

Karenanya, manfaatkanlah akhir pekan dan hari libur yang Anda miliki. Cobalah memanfaatkan waktu luang ini untuk menciptakan kebersamaan. Apapun situasinya, dan dimanapun Anda berada kuncinya adalah senantiasa memanfaatkan waktu untuk selalu bersama-sama. Misalnya, sekadar bertemu di bandara atau stasiun kereta, makan bersama dan menonton sebuah film sejenak.

Buat ikatan dengan teman-teman

Ketika dia sedang tak bersama Anda, jadikan keluarga dan teman-teman menjadi prioritas. Kebersamaan tidak selalu diwujudkan dengan pasangan terkasih, tetapi juga dengan orang-orang tersayang di sekitar Anda yakni keluarga dan sahabat. Jadi, jika tidak ingin hubungan jarak jauh Anda menjadi mimpi buruk atau sumber kesedihan, sangatlah penting bagi Anda membuat kehidupan masing-masing dan memberi keseimbangan bagi kehidupan Anda. Menghabiskan waktu bersama mereka akan membuat kesendirian Anda terlewati dengan cepat, hingga akhirnya dia kembali di sisi Anda.

Menjaga komunikasi

Ketidakhadiran dirinya tak ditampik membuat hati begitu sunyi. Tetapi dengan adanya kontak secara teratur akan membuat kesunyian tersebut terobati. Inilah pentingnya mengapa kita perlu memelihara komunikasi dengannya. Anda dapat menggunakan berbagai fasilitas yang ada seperti web cam, panggilan telepon gratis melalui yahoo messenger atau MSN atau menggunakan skype tanpa web camuntuk mengurangi biaya panggilan telepon jarak jauh.

Jangan abaikan kehidupan seks Anda

Mungkin hal yang paling menyebalkan dari hubungan jarak jauh adalah kehidupan seks menjadi terhambat. Meski demikian, ini tak berarti membuat kebersamaan Anda jadi terbelenggu. Anda dapat mencoba phone sex dimana sebagian orang menyenangi aktivitas ini sebagai pemenuhan kebutuhan seksualnya. Uraikan apa yang Anda ingin lakukan satu sama lain dan gambarkan secara detail apa yang akan Anda lakukan terhadap diri sendiri untuk memberinya sensasi. Jika ingin tampilan secara visual, gunakan bantuan web cam sebagai mediator.


Jangan mengabaikan kesenangan pribadi

Sex toys dapat menjadi alternatif sementara waktu untuk menggantikan pasangan Anda. Jika Anda memang memerlukannya, sesekali menjadikan mainan tersebut sebagai alat bantu untuk menggapai kepuasan selama berpisah dengan pasangan tidak ada salahnya.

(Source : okezone.com)

Ini Dia Kunci Wanita Tetap Tampil Fit

TAMPIL fit adalah sebuah kebutuhan. Tubuh yang fit tak hanya menunjang performa kerja, tapi juga membuat stamina tubuh terjaga. Apa saja empat rahasia wanita agar tampil sehat dan bugar? Menurut ahli gizi Rujuta Diwakar, empat faktor tersebut adalah menjaga nutrisi, olahraga rutin, tidur yang cukup, dan menjaga hubungan dengan diri sendiri.

Diwakar yang baru saja meluncurkan buku "Women & The Weight Loss Tamasha" ini mengatakan, moderasi adalah kunci untuk kebugaran, seperti dikutip Times of India.

Deepthi Talwar, editor eksekutif Westland Tranquebar Press yang menerbitkan buku tersebut mengatakan, “Buku ini berfokus pada wanita, kesehatan dan kebugaran, di mana terdapat berbagai tahapan kehidupan yang mereka lalui, yakni pubertas, mahasiswa, pernikahan, kehamilan, dan menopause. Di buku tersebut, Diwakar juga berbicara tentang gangguan umum penyakit yang kerap melanda wanita, yakni ovarium, hipotiroidisme, diabetes, dan tekanan darah tinggi.”

Melihat tingginya isu tersebut, Talwar pun menekankan pentingnya hubungan seseorang dengan diri sendiri.

“Begitu banyak isu anoreksia dan bulimia yang ketika ditelusuri ada kaitannya antara kita dengan makanan,” kata Talwar.

Talwar mengatakan, jenis gaya hidup masyarakat, tekanan hidup orang-orang di level bawah mengakibatkan sejumlah gangguan dan kebiasaan hidup yang tidak sehat. Diwakar selaku penulis buku ini pun menyarankan agar mereka tidak terganggu dengan isu tersebut. Sebaliknya, mereka pun diharapkan tidak memelihara kelaparan dan terus menjaga kesehatannya agar selalu tampil fit. Jangan membakar sisa lemak terlalu banyak yang membuat tubuh menjadi drop atau menyiksa tubuh dengan diet ketat. Tapi lakukanlah diet sehat misalnya dengan diet buah, menjaga asupan karbohidrat, istirahat yang cukup dan melakukan olahraga secara teratur.

(Source : okezone.com)

Kurma Jadi Imunisasi Pertama Pada Bayi

Jumat, 04 Maret 2011

Pemberian buah kurma yang dikunyah halus pada bayi menjadi imunisasi pertama bagi bayi. Menurut ustad Mas'udi, cara ini sudah dilakukan penelitian oleh organisasi kesehatan dunia WHO. Ustad Mas'udi mengungkapkan pada tausiah usai pemberian nama seorang anak perempuan di jalan Saka Permai, Banjarmasin, Sabtu (5/3/2011) siang. Pada pemberian nama tersebut, ustad Mas'udi meminta si kakek bayi untuk mengunyahkan kurma sampai hancur dan memasukan ke mulut bayi. "Yang mengunyah kurma harus sedarah dengan bayi, ini yang dapat memberikan kekebalan pada bayi," kata Mas'udi. Selama ini, katanya, ada kekeliruan dalam melaksanakan sunah Nabi Muhammad yaitu ustad yang memberi nama yang mengunyah dan memberikan pada bayi. "Harusnya,mereka yang sedarah," kata Mas'udi sembari yang dikunyah buah kurma bukan madu. Sungguh luar biasa sunah Nabi Muhammad SAW. Begitu juga dengan pemotongan rambut bayi pada saat tasmiyah sangat besar manfaatnya. Berdasarkan penelitian WHO,rambut bayi yang dipotong digundul dapat merangsang otak bayi sehingga cerdas.

(Source : tribunnews.com)

Tidur di Akhir Pekan yang Menyehatkan


Anak-anak yang memilih tidur pada akhir pekan atau hari libur terbukti terhindari dari kegemukan. Selain itu, juga menghilangkan risiko terserang penyakit kardiovaskular dan masalah metabolisme.


Memiliki waktu tidur yang cukup dan teratur bagi seorang anak tentu memiliki efek yang besar bagi perkembangan dan pertumbuhannya kelak.Kegiatan tidur amatlah penting bagi anak. Tidur memungkinkan tubuh beristirahat untuk memulihkan stamina. Tidur berkualitas memiliki peran krusial pada kondisi perkembangan kesehatan jiwa anak, di samping dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Menurut penelitian terbaru, tidur yang cukup pada akhir pekan ternyata dapat membantu anak-anak melawan obesitas atau kegemukan. Sebelumnya memang telah diketahui, kurang tidur pada anak bisa meningkatkan risiko mengalami kegemukan dan kondisi kesehatan lainnya. Namun,“membayarnya” pada hari libur akan mengurangi dampak kekurangan tidur pada hari kerja.

“Di Amerika Serikat, anak-anaknya masih belum cukup tidur,” kata ketua tim peneliti, Dr David Gozal yang juga seorang dokter anak di Corner Children’s Hospital di University of Chicago, Amerika Serikat.

Dia dan rekan-rekannya mengamati pola tidur dari 308 anak-anak selama sepekan dan membandingkan pola tersebut dengan indeks massa tubuh (body mass index/BMI). BMI adalah suatu pengukuran yang membandingkan berat badan dengan tinggi badan untuk mengetahui apakah seseorang tersebut kegemukan atau tidak. Anak-anak yang berusia 4 sampai 10 tahun yang menjadi partisipan studi ini, rata-rata waktu tidur malamnya selama delapan jam.

“Jumlah waktu tidur ini lebih rendah daripada yang disarankan pada seorang anak, yaitu sekitar 9,5 sampai 10 jam pada usia tersebut,” kata Gozal seperti dikutip dari laman Healthday.com.

Anak-anak yang mendapatkan jumlah jam tidur seperti yang dianjurkan, akan menghilangkan sama sekali risiko obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

“Namun, ketika jumlah waktu tidur menjadi lebih pendek dan tidur menjadi tidak teratur, maka risiko obesitas akan meningkat,” imbuh Gozal.

Anak-anak yang memiliki waktu tidur paling pendek dan memiliki jadwal tidur yang sangat tidak teratur akan mendapatkan lebih dari empat kali lipat peningkatan dalam risiko obesitas. Selain itu, anak-anak ini memiliki peningkatan risiko untuk terserang penyakit kardiovaskular dan pradiabetes.

Namun, jika anak-anak yang kurang tidur ini secara konsisten untuk mengganti waktu tidurnya pada akhir minggu, maka peningkatan risiko untuk menjadi obesitas dan masalah metabolisme lainnya akan berkurang menjadi hanya 2,8 kali lipat.

“Ini memang belum normal. Dan, masih tetap saja berisiko, tetapi tidak sebanyak jika tetap kurang tidur selama akhir pekan,” tutur Gozal.

Laporan hasil studi ini diterbitkan di jurnal Pediatrics menyebutkan gabungan antara kurang tidur dan tidur tidak teratur memang dapat mengakibatkan masalah metabolisme, seperti gula darah tinggi.

Gozal mengatakan, penelitian lain telah menunjukkan apabila kurang tidur memiliki efek secara biologis, termasuk gula darah tinggi dan keinginan untuk mengonsumsi makanan manis dan kaya lemak. Tidak cukup tidur juga membuat seseorang lebih sulit untuk menurunkan berat badannya.

“Semua hal ini menunjukkan bahwa tidur adalah sebuah alat penting untuk mengatur metabolisme,” tuturnya.

“Jika kita menyalahgunakan tidur kita dengan tidak cukup waktu tidurnya, maka kita mendapatkan ‘hukuman’ dengan bertambah berat badannya dan juga berisiko menderita penyakit kardiovaskular dan semua komplikasi metabolik lainnya,” ungkap Gozal.

Anak-anak, menurut Gozal, kurang tidur karena berbagai alasan. Misalnya kesibukan sekolah dan acara keluarga. Atau gangguan dari media elektronik seperti ponsel, komputer, dan televisi yang menghalangi mereka menjalankan rutinitas tidur sehat.Akibat dari kekurangan tidur adalah karena ketika kita akhirnya mendapatkan waktu yang lebih panjang, kita harus tetap bangun pada jam yang sama.

(Koran SI/Koran SI/ft)

Source : okezone.com)

5 Cara Mudah Lewati Masa Sulit

Selasa, 01 Maret 2011


REALITA memang tak selalu berbanding lurus dengan harapan. Ketika Anda dihadapkan pada situasi tersebut apa cara ampuh untuk mengatasinya?

Kita semua mungkin pernah merasakan masa-masa sulit sekaligus fase keterpurukan dalam kehidupan yang kita jalani. Entah karena realita yang kita hadapi meleset jauh dari harapan yang terlanjur membumbung tinggi di awan, kehilangan orang yang Anda sayangi, mencari pekerjaan ketika resesi ekonomi global melanda atau ketika berbagai pekerjaan secara bersamaan menuntut penyelesaian dari tangan Anda, dan sebagainya.

Ya, masa-masa sulit tersebut memang akan selalu menjadi pewarna dari perjalanan hidup kita. Kunci untuk dapat melewatinya dengan sukses adalah keyakinan untuk tidak menyerah begitu saja pada keadaan.

Berikut ini beberapa tip yang dapat membantu mengalirkan kekuatan Anda untuk bisa berdamai dengan fase kesulitan tersebut, seperti dilansir Idiva.

Kesulitan membuat orang jadi kuat

Meskipun Anda tidak menyadarinya, kesulitan sering kali menciptakan beberapa cara misterius yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi hal tersebut. Pada fase itu, Anda seperti mendapatkan bekal kesabaran lebih, kekuatan batin, dan daya tahan pikiran. Nah, babak itulah yang kemudian menguatkan Anda ketika berbagai tantangan kembali menghadang Anda di kemudian hari. Kekuatan ini pulalah yang memungkinkan Anda untuk berbagi pengalaman dan menguatkan orang lain saat mereka dilanda situasi sulit tersebut.


Istirahat sejenak

Siapa bilang Anda harus duduk santai dan tak mengerjakan apa-apa? Dalam titik ini, Anda hanya sekadar meluangkan waktu sejenak untuk menghela nafas dan berpikir jernih. Langkah beberapa menit ini akan membantu Anda mewujudkan gambaran baru yang lebih besar untuk sebuah langkah yang lebih baik dalam hidup kita.

Berbagi dengan teman

Berbagi cerita dengan seseorang akan meringankan sedikit beban yang menggelayuti pikiran Anda. Dengan berbagi, setengah masalah Anda memang tetap berada di kepala, tetapi setengahnya lagi akan terhempas seiring dengan “curhat” yang Anda lakukan pada seseorang. Jangan ragu untuk menelpon teman dan berbagi masalah dengannya. Cara ini akan membantu Anda terhindar dari stres sekaligus merekatkan tali persahabatan dengan teman Anda.

Yakinlah bahwa semua ini akan berlalu

Jauh di lubuk hati Anda, tanamkanlah selalu baik secara lisan ataupun dalam sekadar berikrar dalam hati bahwa semua fase ini akan terlewati sesegera mungkin dan Anda pun akan lulus menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Teknik ini sangat membantu Anda dalam mengeliminir beban yang menghimpit pikiran Anda secara perlahan-lahan.

Luangkan waktu untuk berpikir positif

Akhirnya, luangkahlah waktu yang tenang untuk merenung dan bermeditasi atas semua pelajaran dan berkah yang Anda dapat dari kesulitan tersebut. Proses ini memungkinkan Anda untuk beralih dari perangkap negatif yang mengincar di sekitar Anda.

Ingat, masa-masa sulit terjadi karena suatu alasan. Salah satu alasan utamanya adalah kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan pelajaran hidup baru yang kelak mengantarkan Anda pada tataran kesuksesan.

(tty)

(Source : okezone.com)